Senin, 21 April 2014

Memilih pasangan?

Memilih pasangan –menurut saya— adalah hal yang gampang, intinya adalah waktu.

Waktu adalah hal utama yang dibutuhkan, dan satu lagi yang utama kecocokan.

Saya pikir, dua hal diatas adalah senjata utama untuk mencari pasangan.

Saya butuh waktu 1 tahun lebih untuk mendapatkan keyakinan bahwa dia adalah mungkinya…memang, masih kemungkinan—pasangan yang tepat untuk saya.

Kenapa?

Saya ingin mengenal dulu calon pasangan saya dengan cara berteman, akhirnya mungkin terlihat seperti sahabat jadi pacar.

Memang seperti itu cara kerjanya, tidak mungkin kamu mau berpasangan dengan orang asing, kan?

Dari pertemanan itulah saya bisa menilai bagaimana dia, cara berkomunikasi, kecocokan dengan kita, dan hal-hal yang ingin kita tahu dari dia.

PDKT?

Mungkin, tapi saya lebih setuju jika dibilang “berteman”. Karena memang itu yang dilakukan, walaupun motivasi awal mungkin berbeda.

Toh, kalau semisal tidak cocok dengan kita, kita bisa mundur tanpa memutuskan ikatan pertemanan, kan?

pasangan

Saya sudah beberapa kali berteman dengan cewek-cewek, namun ketika saya tahu ada ketidak cocokan yang tidak bisa saya toleransi, ya akhirnya kami berteman dekat sampai sekarang dan tidak ada masalah.

Ada beberapa keuntungan yang saya dapatkan,

Pertama, teman saya banyak.

Kedua, orang tidak jaim pada teman jadi saya bisa tahu seperti apa teman saya ini sebenarnya. Yah, mungkin ada beberapa hal yang tidak saya tahu, namun secara garis besar saya tahu seperti apa teman saya ini.

Ketiga, dengan cara berteman seperti ini saya bisa mengenal lebih dari satu teman dan saya bisa memilih mana yang cocok untuk saya. Ini adalah beda antara PDKT dan berteman.

Jika PDKT, motif kita sudah diketahui sehingga mau tidak mau kita akan focus pada satu orang itu.

Jika berteman, kita bebas untuk mengenal lebih banyak calon pasangan.

Lebih berisiko untuk keduluan orang lain, memang, tapi didunia ini banyak sekali pilihan dan kesempatan, kan?

Kalau sudah terlanjur cinta?

Hem, klise…

Dasarnya apa?

Wajah?

Badan?

Atau, sudah cocok?

Yah, kalau sudah cocok mah pacarin aja langsung.

Tapi kalau dasar suka kamu masih cetek, sebatas kecantikan, kegantengan atau berdasarkan yang terlihat lebih baik coba aja berteman dulu. Don’t judge book by it’s cover, kan?

hem..masih banyak yang belum saya tuliskan disini, sementara ini dulu saja nanti akan saya tulis lagi lanjutannya. Ingat! ini adalah pandangan subjective saya, jadi jika menurut kamu salah.. jangan biarkan tulisan ini mempengaruhi kamu..:)

jika kamu pikir tulisan ini bagus, subscribe buat notifikasi tulisan selanjutnya..Terimaksih,   

0 komentar:

Posting Komentar

◄ Posting Baru Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Mikkir - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Bamz